Read Anywhere and on Any Device!

Special Offer | $0.00

Join Today And Start a 30-Day Free Trial and Get Exclusive Member Benefits to Access Millions Books for Free!

Read Anywhere and on Any Device!

  • Download on iOS
  • Download on Android
  • Download on iOS

Persinggahan Perangai Sepi

Wawan Kurn
4.9/5 (33125 ratings)
Description:“Beruntunglah Wawan, seorang anak muda yang memiliki semua keberuntungan itu. Dan yang lebih beruntung tentu kita yang berkesempatan membaca, mengecap, menyantap dan mencerna makna. Menulis dan membaca selalu menjadi penyeimbang gizi kehidupan untuk menjaga nurani agar tetap sehat dan terang menyala. Selamat berkobar ananda Wawan, tetaplah riang berbagi terang.” - Tatty Elmir, Penulis novel Keydo, Pendiri ASA Indonesia dan Forum Indonesia Muda.“Pada mulanya, kata ada demi dirinya sendiri. Lalu kita menerakan makna atasnya. Wawan Kurn menyebutnya, teguran untuk diri sendiri. Apapun itu, lewat kumpulan puisi ini, Wawan mengajak kita menyigi jejak cinta dengan sederhana dan bersahaja. Senang bisa membaca kumpulan sajak ini.” - Khrisna Pabichara, penyuka prosa dan puisi. “Puisi ini ‘mengguruiku’. Bahwa puisi tak perlu dipersulit agar indah. Bahwa puisi tak butuh kamus khusus agar berdiksi syahdu. Semua akan indah pada maknanya.” - Gegge Mappangewa, Penulis novel Best Seller Lontara Rindu.“Saya selalu menyukai puisi. Bagaimana permainan kata-kata diciptakan untuk mendefinisikan sebuah makna. Saya menyukai ‘Persinggahan Perangai Sepi’. Ada cinta yang bicara, kenangan, harapan, dan renungan terhadap puisi itu sendiri. Mari nikmati, mari ikut singgah dan meresapi sepi.” - Robin Wijaya, Penulis novel Before Us, Menunggu, Roma, dan kontributor beberapa antologi. “Wawan Kurn! Sebelum saya membaca naskah puisimu ini, saya menyiapkan secangkir kopi. Namun, tak sekalipun saya menyuruput kopi itu hingga selesai kubaca puisi-puisimu ini. Puisimu begitu membuat saya gelisah. Begitulah, ‘menggelisahkan’ adalah kesuksesan awal sebuah puisi.” - Dul Abdul Rahman, sastrawan dan pekerja budaya.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Persinggahan Perangai Sepi. To get started finding Persinggahan Perangai Sepi, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
118
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
Garudhawaca, Yogyakarta
Release
2013
ISBN
9786027949

Persinggahan Perangai Sepi

Wawan Kurn
4.4/5 (1290744 ratings)
Description: “Beruntunglah Wawan, seorang anak muda yang memiliki semua keberuntungan itu. Dan yang lebih beruntung tentu kita yang berkesempatan membaca, mengecap, menyantap dan mencerna makna. Menulis dan membaca selalu menjadi penyeimbang gizi kehidupan untuk menjaga nurani agar tetap sehat dan terang menyala. Selamat berkobar ananda Wawan, tetaplah riang berbagi terang.” - Tatty Elmir, Penulis novel Keydo, Pendiri ASA Indonesia dan Forum Indonesia Muda.“Pada mulanya, kata ada demi dirinya sendiri. Lalu kita menerakan makna atasnya. Wawan Kurn menyebutnya, teguran untuk diri sendiri. Apapun itu, lewat kumpulan puisi ini, Wawan mengajak kita menyigi jejak cinta dengan sederhana dan bersahaja. Senang bisa membaca kumpulan sajak ini.” - Khrisna Pabichara, penyuka prosa dan puisi. “Puisi ini ‘mengguruiku’. Bahwa puisi tak perlu dipersulit agar indah. Bahwa puisi tak butuh kamus khusus agar berdiksi syahdu. Semua akan indah pada maknanya.” - Gegge Mappangewa, Penulis novel Best Seller Lontara Rindu.“Saya selalu menyukai puisi. Bagaimana permainan kata-kata diciptakan untuk mendefinisikan sebuah makna. Saya menyukai ‘Persinggahan Perangai Sepi’. Ada cinta yang bicara, kenangan, harapan, dan renungan terhadap puisi itu sendiri. Mari nikmati, mari ikut singgah dan meresapi sepi.” - Robin Wijaya, Penulis novel Before Us, Menunggu, Roma, dan kontributor beberapa antologi. “Wawan Kurn! Sebelum saya membaca naskah puisimu ini, saya menyiapkan secangkir kopi. Namun, tak sekalipun saya menyuruput kopi itu hingga selesai kubaca puisi-puisimu ini. Puisimu begitu membuat saya gelisah. Begitulah, ‘menggelisahkan’ adalah kesuksesan awal sebuah puisi.” - Dul Abdul Rahman, sastrawan dan pekerja budaya.We have made it easy for you to find a PDF Ebooks without any digging. And by having access to our ebooks online or by storing it on your computer, you have convenient answers with Persinggahan Perangai Sepi. To get started finding Persinggahan Perangai Sepi, you are right to find our website which has a comprehensive collection of manuals listed.
Our library is the biggest of these that have literally hundreds of thousands of different products represented.
Pages
118
Format
PDF, EPUB & Kindle Edition
Publisher
Garudhawaca, Yogyakarta
Release
2013
ISBN
9786027949
loader